Minggu, 12 Oktober 2014

Penderitaan yang Membangkitkan


Penderitaan yang membangkitkan.

            Mengenai pengalaman yang dialami oleh penulis dimana suatu keadaan dibawah roda, yang sedang berjuang sekerasa-kerasnya tanpa mengenal waktu, tenaga, dan pikiran. Adalah disaat penulis menghadapi Ujian Nasional dan saat ingin menghadapi SNMPTN, SBMPTN, dan UM demi mendapatkan perguruan tinggi yang diidamkan.
            Saat mulai menduduki kelas 12 SMA Semester Ganjil, sudah banyak huru-hara mengenai UN, SNMPT, SBMPTN. Dimana semua pelajar dipaksa mau tidak mau harus belajar dan berusaha yang keras untuk menghadapi semua Test tersebut, termasuk penulis.

Manusia dan Penderitaan


Manusia dan Penderitaan

            Manusia diciptakan oleh Allah SWT dengan takdirnya yang sudah ditentukan dari sebelum kita lahir ke dunia. Takdir mengenai hidupnya, rezekinya, jodohnya, susah dan senangnya, hingga matinya pun ditentukan oleh Yang Maha Menakdirkan. Namun sebuah nasib seorang individual ditentukan oleh dirinya sendiri walaupun akhirnya berujung pada takdir yang sudah ditentukan.
            Hidup di dunia tidak semata-mata senang, selalu naik, tanpa halangan. Namun ada kalanya kita merasakan pahit, menderita, jatuh, berada diposisi terbawah dalam hidup. Pengalaman hidup ini dirasakan manis dahulu baru kemudian pahit, bisa juga pahit dahulu baru manis tergantung kepada individu masing-masing.