Minggu, 02 November 2014

Pengalaman Gelisah


Pengalaman

            Kegelisahan adalah hal yang paling tidak mengenakan bagi diri saya, karena gelisah menjadikan kita tidak tenang, tidak damai, tidak tentram dan semua perasaan menjadi campur aduk. Saya merasa bete, bosan, kesal karena harus dikejar-kejar oleh waktu yang membuat diri saya menjadi gelisah.

            Ya kegelisahan ini diciptakan atau dibuat oleh diri saya sendiri, dimana kegelisahan ini dikarenakan pengerjaan tugas yang llimit akan waktu dan kita belum selesai mengerjakannya. Tugas kuliah yang menjadi menumpuk dan akhirnya mengulur-ulur waktu dan pada saat tiba tugas untuk dikumpulkan saya merasa sangat gelisan dan akhirnya tidak dikerjakan lah tugas tersebut. Inilah contoh kegelisahan yang dibuat sendiri dan akibatnya kepada diri sendiri dan akhirnya tidak mendapatka nilai yang ada kita hanya mendapatkan “amsyong”nya saja.
            Ada lagi mengenai kegelisahan, yakni kegelisahan akan menunggu kabar dan kepastian dari orang tersayang saya. Disaat saya mulai menjarak dengan pasangan saya, saya merasakan dia pulang sendirian, dia tidak bareng dengan saya saat akan pulang maupun saat kegiatan bersama. Saya merasa gelisah disaat dia akan berangkat sekolah ataupun pulang sekolah, saya khawatir tiap kali dia pulang sendiri, gelisah menunggu dia sampai kerumah, takut terjadi apa-apa saat dijalan.
            Maka dari itu saya kadang kali menjemputnya kebogor untuk mengecek kondisi dia disekolah, melihat keadaannya dan mengantarkannya pulang. Mengantarkan dia sampai rumah saja sudah membuat diri saya senang dan terobati akan kegelisahan saya. Mungkin ini perasaan sayang saya dan khawatir saya kepada pasangan saya sehingga gelisah pada saat dia pulah sendiri tanpa kabar.
            Ada juga kegelisahan saat saya ingin menerima kelulusan, atau pun saat ujiannya pun saya sempat gelisah, karena waktu itu ingin menjelang UN dan waktunya sangat dekat dengan UN ini menjadikan saya tidak tenang dan menjadi kepikiran, apakah saya lulus UN atau tidak, apakah nilai saya bagus atau tidak.
            Itulah kegelisahan, namun saya insyaAllah dapat mengobati kegelisahan itu dengan mendekatkan diri kepada Allah dan mencoba berusaha semampu kita untuk menjadi tenang dan tidak cemas. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar