Senin, 15 Juni 2015

Cerpen Lucu

Kabayan dan Profesor

Kabayan dan professor duduk berhadapan di kerte api yang membawa mereka dari bandung ke Jakarta. Mereka pun belum pernah bertemu sebelumnya, itulah sebabnya sepanjang perjalanan mereka tidak salingbercakap-cakap. Untuk mengusir kebosanan, profesor menawarkan sesuatu pada kabayan.


Profesor : "Kabayan, kumaha damang? bagaimana kalau kita main tebak-tebakan?"

Kabayan diam saja sambil menatap pemandangan diluar jendela kereta. Hal ini membuat profesor menjadi gusar kepada kabayan, ulasnya.

Profesor : "Kabayan hayo atuh kita main tebak-tebakan! Aku akan mengajukan pertanyaan untuk kamu tebak. Kalau kamutidak bisa menjawabnya, kamu harus membayar aku Rp 10.000,- tetapi kalau kamu bisa menjawabnya, aku akan kasih kamu uang Rp 100.000,- bagaimana mau tidak kabayan?"

Kabayan mulai tertarik dengan tawaran itu, karena lumayan bisa mendapatkan 2 kali lipatnya. Profesor pun melanjutkna pembicaraannya.

Profesor : "Kemudian kau ajukan pertanyaan kepadaku. Kalau aku bisa menjawabnya, cukup kabayan membayar aku dengan Rp 10.000,- saja tetapi kalau aku tidak bisa menjawabnya aku bayar kabayan Rp 100.000,- bagaimana hayo kabayan? Mau?"

Kabayan pun matanya berbinar dan tidak akan menolak tawaran tersebut. Katanya kabayan dengan mata berbinar.

Kabayan : "Baik kalau begitu aku terima tawarannya, hayo ajukan pertanyaan mu profesor"
Profesor : "Baiklah kabayan siap-siap kamu, berapa jarak yang tepat antara bumi dan bulan?"
Kabayan : "Aduh apa ya profesor, saya tidak tau euy" sambil merogoh sakunya dan memberi profesor Rp 10.000,-.

Profesor pun nyengir kuda dan senang mendapat Rp 10.000,- kemudian profesor berkata.

Profesor : "Hehehe nuhun kabayan, hayo atuh gantian kabayan pertanyaan kamu teh apa?"
Kabayan : "Sombong profesor euy, siap-siap atuh yeuh. Binatang apa yang sewaktu mendaki gunung berkaki dua. Tapi sewaktu turun gunung berkaki empat?" sambil nyengir licik.

Profesor pun bingung dan panik lantaran tidak tahu apa jawabannya. Dia sudah mencari di mbah GOOGLE tapi tidak ada, sudah melakukan hipotesis tetapi tidak yang akan jawabannya. Mencari di ensiklopedia pun tidak ditemukan hewan apa itu. Profesor pun berkata sambil lemas.

Profesor : "Hadeuh tidak tahu atuh kabayan hewan apa saya nyerah deh, nih uang seratus ribunya kabayan nih hadeuh" sambil mengambil dari kantongnya.

Kabayan pun tertawa dan girang bukan main karena mendapat uang Rp 100.000,- kabayan pun meledek profesor dan senang riang gembira.

Kabayan : "Cihuy dapat seratus ribu nih cihuy, haha kabayan tea pinter atuh bikin tebakan teh hehehehe"
Profesor : "Heuh atuh kabayan, ilang deh seratus ribu saya. Eit tunggu dulu memang apa jawabannya, kasih tau dong kabayan jangan curang" dengan muka heran dan tidak ikhlas.

Kabayan pun tersenyum lebar dan hampir pecah ketawanya, kemudian dia merogoh saku celananya dan menyerahkan uang Rp 10.000,- nya kepada profesor. Profesor pun hanya bisa tercengang.

Profesor : "Haaaaaaaaah!!!"
Kabayan : "Hahahahaha Kabayan Tea!!!"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar